Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2011

Inilah 5 Tren Pacaran Negatif Remaja

Masa remaja adalah masa yang paling indah sekaligus masa yang paling mudah membuat kehancuran. Memang menyenangkan bila dikerjakan, namun penyesalan selalu datang akhir dengan kekecewaan yang teramat dalam. Berpacaran salah satunya, munafik apabila kaum remaja belum pernah merasakan jatuh cinta dan menjalin hubungan lebih serius. Namun demikian fenomena yang terjadi mengungkapkan banyaknya penyimpangan oleh kaum remaja dalam berpacaran. Apa saja itu? Berikut merupakan 5 Tren berpacaran paling negatif yang sering dilakukan di kalangan remaja.
Cekiprot bro!!




1. Hobi berpacaran di tempat gelap.
 Membaca judulnya, sudah pasti mengarah ke hal-hal negatif. Dan kenyataannya memang benar begitu, kaum remaja sekarang lebih menyukai kencan di tempat yang terkesan gelap dan sepi sehingga tidak akan ada yang mengganggu acara "bermesraan" mereka. Namun demikian di sinilah setan membujuk manusia untuk berbuat nista. Sedikit menyinggung kaum laki-laki, jika memang merasa ingin melakukan hubungan yang serius, bukannya lebih baik berpacaran di rumah si wanita? Dengan begitu tidak akan ada kecurigaan antara orang tua dan anak serta orang tua dapat memantau aktivitas anak sehingga hal-hal negatif yang ditakutkan orang tua tidak akan terjadi. Perlu diwaspadai bagi lelaki yang sering mengajak gadis pujaannya keluar rumah, ditengarai lelaki tersebut punya kehendak tidak baik.


2. Mengukir nama kekasih di lengan dengan benda tajam.




Pasti ngeri saat mendengar kalimat ini. Namun pada kenyataannya fenomena ini bukan lagi isapan jempol belaka. Banyak gadis yang mengukir nama kekasihnya di lengan mereka sebagai tanda cinta abadi. Jika dipikir dengan logika dan pemikiran ilmiah, alasan ini sungguh tak masuk akal. Bayangkan jika suatu hari hubungan keduanya kandas, betapa sakit dan malu yang didera si cewek dengan bekas ukiran nama mantan kekasih yang permanen dan melekat hingga Ia meninggal.


3. Janji telunjuk berdarah
(melukai jari telunjuk hingga berdarah kemudian menempelkan satu sama lain).
Kegiatan ini dimulai dengan menusukkan ujung jari telunjuk dengan benda tajam seperti tangkai kayu lancip atau pecahan kaca oleh sepasang kekasih. Ritual ini dibarengi dengan ucapan janji sehidup semati dan diakhiri dengan pagutan -ciuman bibir-. Terdengar romantis memang, cara ini sempat dipublikasikan melalui video klip Agnes Monica di lagu yang berjudul tanpa kekasih. Jika dikaji ulang, kegiatan ini sama-sama tidak bermutu. Belum tentu cara ini mampu mengutuhkan rasa cinta dan belum pasti pula janji mereka dapat terlaksana.


4. Hobi berpacaran di kamar.
Senada dengan cara berpacaran negatif nomor satu, berpacaran di kamar juga merupakan cara yang aneh dalam memilih tempat bermesraan. Dan, jika tempatnya sudah di kamar pasti pemikiran negatif makin mencuat. Untuk kalimat selanjutnya, bisa diimajinasikan sendiri menurut kreatifitas masing-masing




5. Mempersembahkan keperawanan sebagai tanda cinta dan kepercayaan.

Bukan lagi hal aneh apabila diketahui seorang wanita yang belum jelas ikatan pernikahannya sudah tidak lagi perawan. Mohon maaf bila menggunakan bahasa yang vulgaristik. Fenomena ini bukan lagi tabu di era ini, justru menjadi tren dan hal yang harap dimaklumi. Seluruh segi masyarakat dari tingkat menengah ke atas hingga menengah ke bawah menjadi korban keganasan mulut lelaki. Wanita yang melakukan kegiatan ini juga sangatlah bodoh, memberikan hal yang sangat istimewa dalam hidupnya secara cuma-cuma. Bagaimana nasib suaminya kelak?

Semoga hal-hal tersebut diatas tidak ditiru dan tidak pula terjadi di kehidupan para pembaca sekalian, sehingga kedua pihak sama-sama tidak merasa di rugikan masa depannya. Sedikit nasehat: berpacaranlah yang sehat agar kelak masa depan anda bersama sang idaman secerah sinar mentari di pagi hari. 

Akhir kata, semoga bermanfaat sebagai media menjauhkan diri dari hal-hal nista dan sebagai bahan instropeksi diri bagi para pembaca sekalian.


Selasa, 20 September 2011

Pengorbanan Yang Sering Tidak di Sadari Cewek




1. Seorang Anak Laki-laki Dengan Uang Jajannya
Anak diberi uang saku orang tua nya agar bisa makan di kantin sekolah, atau ongkos transportasi ke sekolah. Namun permasalahan disini adalah: Apakah kalian (wanita) merasa laki-laki akan memakai semua uangnya? Jawabannya adalah TIDAK, dia selalu menabung untukmu selama tiap hari, menahan lapar, menahan segala ajakan teman untuk pergi bermain dan berharap tabungan itu cukup untuk mengajakmu pergi jalan-jalan di hari minggu nanti, mungkin hanya sekedar nonton atau pergi makan lalu ketika hari minggu yang dimaksud. Namun saat kalian jawab : "Duh, sorry nih kayaknya aku nggak bisa pegi sama kamu hari ini soalnya udah janji sama temen2. Maaf ya " ATAU "Duh, sorry banget. aku diajakin keluarga keluar. Gak tau mau kemana" Selamat kalian udah berhasil membuat hati anak laki-laki itu kecewa. Laki-laki itu paling cuma bilang "Oh yaudah nggak papa, lain kali aja" Tapi apa kalian tahu apa yang ada di perasaannya?

2. Tipe Cewek Matre (saya yakin diantara kalian nggak bakal ada yang ngerasa)
Para wanita cantik kebanyakan hanya akan pergi sama cowok yang punya kendaraan roda 4. Ketika para pria harus bersaing untuk mendapatkan dirimu, mereka akan lebih berhemat mati2an agar bisa mengajakmu untuk hang-out. Saat kalian mau di ajak pergi, dan kaget untuk pertama kali kalian dijemput memakai motor. Apalagi jika sepeda motor itu butut, alias jadul. Pasti kalian kebanyakan akan langsung berdalih "Duh rambutku bisa rusak" ATAU "Duh siang2 gini, kan panas" ATAU JUGA "Maaf ya ada temen yang kecelakaan jadi harus ke rumah sakit" (padahal cuma alasan). Yah, mungkin kalian nggak sadar ngomong kayak gitu, tapi sadarkah kalian kalo cowok itu sakit hati? Padahal saya yakin, hampir seluruh laki-laki dengan umur 17/18 tahun yang membawa sebuah mobil, mereka kebanyakan hanya dibelikan oleh orang tuanya. Maaf! bukan bermaksud untuk menyindir yang bawa mobil. Cuman berniat mau nyadarin cewek yang kaya gitu aja kok...

3. Pengorbanan Sang Kekasih
Ketika sang lelaki menjadi seorang kekasih, maka apapun akan dilakukannya untuk membuat kalian tersenyum setiap harinya. Mengorbankan apapun yang dimilikinya. Dan mungkin mereka bisa saja mengorbankan TEMANNYA SENDIRI. Itu bisa jadi.Dan ketika kalian ngomong "Aku udah ga nyaman sama kamu" ATAU "Aku bosen sama kamu" Dan keluhan lainnya, tau sendirilah. Sadarkah kalian itu membuat hati laki-laki hancur? Selamat!!! Sekali lagi kalian berhasil membuat laki-laki mengidap syndrom desperadositis. Laki-laki sudah mengorbankan banyak hal kepada kalian dan dengan mudahnya kalian bicara seperti itu. Hebat!

4.  Pengorbanan Seorang Kepala Keluarga
Ketika sudah berkeluarga mereka akan bekerja membanting tulang seharian penuh untuk mencukupi kalian makan. Ada yang pernah mendengar pepatah ini? "Seorang ayah makan telur ayam, sedangkan anak istrinya makan daging ayam" Di benak seorang ayah, asalkan anak istrinya bahagia itu udah cukup. Jika perlu nggak usah makan, atau sekedar makan mi instan, asalkan anak istri bisa makan dia udah senang. Sedikit nasehat saja: Janganlah sia-siakan uang hasil kerja keras suamimu itu. Lihatlah pengorbanan mereka yang sangat berat.


5. Pengorbanan Yang Paling Berat
Ketika punya anak, dan anak itu mulai menginjak dewasa. Dia kesulitan untuk membiayai keluarganya, tapi ada satu hal yang harus kalian tahu. Entah ayah/suamimu seorang perampok, pencuri, penjudi atau kriminal lainnya, ketika uang itu diberikan kepadamu, dia ikhlas memberikannya padamu, dan RELA MENANGGUNG DOSA UNTUKMU.







Inti dari hal-hal di atas adalah: hargai dan hormatilah pacar/suami/ayahmu, jika dia masuk ke jalan yang salah alangkah baiknya berikanlah nasehat-nasehat yang baik agar dia tidak terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang menyesatkan.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata-kata yang kurang berkenan di hati para pembaca sekalian.


Di ambil dari sumber dengan sedikit perubahan.

Kamis, 08 September 2011

Ada-ada Aja Kaum Perempuan Zaman Sekarang


Para kaum hawa semestinya harus kita hargai dan di hormati. Karena apa? karena para kaum hawa bagian utama dalam kehidupan di alam semesta, tidak akan baik sebuah kehidupan tanpa pengagungan dan penghormatan kepada kaum wanita. Tanpa wanita kita tidak mungkin bisa ada di dunia ini, para kaum lelaki akan sendirian dan kesepian, dan lain sebagainya.

Kaum wanita sebenarnya derajatnya melebihi kaum lelaki. Coba saja dipikirkan mendalam.
  1. Wanita yang mengandung dan melahirkan kita, betapa beratnya beban yang ditanggung oleh para perempuan saat menanggung masa kehamilan anak, belum lagi ketika dalam proses kelahiran hal yang dipertaruhkan oleh sang ibunda adalah nyawa, apakah itu belum cukup untuk mengangkat derajat para kaum wanita tinggi-tinggi?
  2. Wanita yang menyusui kita ketika masih bayi, tanpa susu dari ibu kita tidak akan seperti ini. Jika saja setelah lahir namun sang ibu tidak mau menyusui anaknya, apakah para suami tidak akan kelabakan? berkat air susu ibu itulah kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga masa dimana kita bisa makan sendiri.
Menurut saya sendiri dua alasan di atas sudah cukup kuat untuk memberikan pengertian kepada kita kenapa derajat wanita bisa lebih tinggi dari pria.


Namun yang menjadi pertanyaan di benak saya adalah banyak para kaum wanita meminta di hargai oleh kaum lelaki, tetapi mereka sendiri tidak menghargai diri mereka sendiri. Sebagai contoh saja, para kaum wanita di masa sekarang lebih memilih memakai pakaian yang tidak menutup aurat daripada pakaian yang tertutup. Alasannya? ribet, gerah, nggak sexy, kuno, dan sebagainya.

Di situlah letak kesalahan para wanita, mereka ingin di hargai namun mereka sendiri tidak menghargai diri mereka sendiri salah satunya dengan cara memakai pakaian yang hampir bisa disebut telanjang. Padahal dengan memakai pakaian seperti itu mereka dapat mengundang birahi para kaum pria, yang akhirnya bisa menimbulkan pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Banyak wanita-wanita kini di jalan memperlihatkan aurat mereka, namun jika para kaum pria melihat bagian tersebut mereka kebanyakan akan bilang "Ngapain lo lihat-lihat hah!!!". Padahal jelas-jelas itu kesalahan dari mereka sendiri, ibarat kata "Kucing disuguhin ikan asin, pasti di makannya".

Bahkan di zaman sekarang para wanita justru malah bangga jika menjadi rewo, kimcil, gondholan, dan sebagainya. Seharusnya dari mereka sendiri dapat memunculkan pertanyaan "Apa sih yang di banggain dari menjadi pribadi yang hanya dijadikan pelampiasan nafsu belaka yang pada akhirnya akan di buang begitu saja? apakah itu yang dinamakan berharga?". Bahkan ada juga wanita yang mau di ajak berzina hanya dengan membelikan minuman keras. Apakah harga diri perempuan itu tidak lebih dari harga minuman keras? jika saja Bang Haji Rhoma Irama melihat seperti itu pastilah akan berkomentar "Sungguh Terlalu". Hehehehe.....

Kalau misalkan saja saya seorang cewek sih mendingan saya jadi cewe yang di anggap kuno, katrok, atau kampungan namun terhormat derajatnya di mata Tuhan.

Sedikit saran saja dari saya untuk para wanita yang tidak ingin di rendahkan martabatnya. Jika ingin di hargai oleh para kaum lelaki mudah saja kok, cobalah hargai diri anda sendiri dulu maka otomatis kaum pria bakalan segan untuk melecehkan anda.


silahkan dinilai sendiri
mana yang lebih mengundang birahi?
Wanita Yang Menutup Auratnya
 atau

Wanita Yang Memamerkan Keindahan Tubuhnya